Perkuat Sinergi dan Pertukaran Pengalaman, Komisi Kejaksaan RI Terima Kunjungan Delegasi Hunan, Tiongkok

    Sekretaris Komisi Kejaksaan RI dengan Special Commissioner of the Procuratorial Committee, People’s Procuratorate of                                                                                     Hunan Province Bapak Xu Baijian.

Jakarta – Komisi Kejaksaan Republik Indonesia menerima kunjungan kehormatan dari delegasi Procuratorial Committee People’s Procuratorate Provinsi Hunan, Republik Rakyat Tiongkok, pada Senin, 2 Maret 2026, di Kantor Komisi Kejaksaan RI, Jakarta. Delegasi tersebut dipimpin oleh Xu Baijian selaku Special Commissioner of the Procuratorial Committee, People’s Procuratorate of Hunan Province dengan 5 Koleganya.

 

Suasana Diskusi di Ruang Rapat Komisi Kejaksaan RI
                                                 Suasana Diskusi di Ruang Rapat Komisi Kejaksaan RI

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusiasme ini dipimpin oleh Sekretaris Komisi Kejaksaan RI, Ibu Dahlena, didampingi Kepala Sekretariat Bapak Antoni Setiawan serta para kepala bagian dan subbagian di lingkungan Komjak RI. Diskusi yang berlangsung selama hampir dua jam tersebut menjadi ruang berbagi informasi mengenai persamaan dan perbedaan tugas serta kewenangan masing-masing lembaga, termasuk sistem pengawasan internal dan eksternal yang diterapkan di kedua negara.

 

                Foto Bersama Pasca Diskusi dengan Procuratorial Committee, People’s Procuratorate of Hunan                                                                                                      Province

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Komisi Kejaksaan RI dan People’s Procuratorate Provinsi Hunan sekaligus memperkuat sinergi melalui pertukaran pengalaman dan informasi terkait tugas, kewenangan, serta sistem pengawasan yang diterapkan di masing-masing negara. Diskusi yang berlangsung secara konstruktif dan penuh antusiasme ini diharapkan dapat memperkaya perspektif kedua belah pihak dalam mendorong pengawasan yang efektif, transparan, dan akuntabel demi mendukung penegakan hukum yang berintegritas.

BERITA LAINNYA